Agama: Bab I Keselamatan

Definisi: Hidup dalam kebenaran Tuhan

Tetapi, orang malah mencari keselamatan dalam 3 hal:

  1. Barang Duniawi: contohnya harta, kelihatannya sebagaai sarana atau tiket menuju keselamatan karena di dunia ini uang seperti kunci ke segalanya
  2. Hal/Benda Gaib: Mantra, jimat, dll terutama dilihat oleh masy. tradisional (IPS!) sebagai solusi untuk selamat
  3. Teknologi: Telah mendominasi hidup kita, komunikasi; paling kelihatan dalam teknologi medis di mana obat-obatan, operasi, dll dapat menyembuhkan manusia padahal Allah-lah yang dapat menentukan hidup mati manusia kapan saja.

Allah adalah the TRUE source of keselamtan melalui cinta kasihnya.

One thing to remember: Orang harus punya pengalaman dikasihi dulu dari sesama, Allah dan dia harus bisa menyadari hal itu, baru dia bisa mengasihi orang lain kembali.

Bukti Allah menyelamatkan dengan kasihnya:

  1. Allah menyelamatkan manusia dengan menciptakan segala sesuatu: Allah telah menciptakan apapun yang kita perlukan. Manusia saja pertama kali ditaruh di taman Eden yang penuh berkah
  2. Allah menyelamatkan manusia sepanjang hidupnya: Allah tidak pernah berhenti menyelamatkan. Bukti Alkitabnya:
  • Abraham -> Tanah Terjanji (Kanaan)
  • Yusuf menyelamatkan dari kelaparan
  • Membebaskan Umat Israel -> Kembali ke Kanaan
  • Masa keemasan di bawah Daud dan Salomo
  • Mendatangkan Yesus untuk manusia
  1. Allah menyelamatkan manusia dengan menghadirkan sesamanya: Manusia tidak dapat hidup sendiri, ada orang di sekitar: orangtua, teman, dll
  2. Kasih Allah tidak terputuskan oleh dosa: Walaupun dari zaman dulu manusia sudah melakukan dosa dan menyakiti hati Allah, Ia tidak pernah berhenti mengasihi. (Lihat: Kisah Sodom dan Gomora)
  3. Yesus adalah Tanda Cinta Kasih Allah yang terbesar: Allah bersedia menjadikan Putra-Nya sebagai manusia dan mengorbankan dirinya udi atas kayu salib untuk menebus dosa manusia

4 Syarat untuk Selamat:

  1. Mempercayakan diri kepada Allah: kita berserah dan pasrah, percaya bahwa Allah sungguh mencinti kita dan akan membimbing dan menyelamatkan kita
  2. Menghayati Allah sebagai sumber keselamatan: melalui sakramen ekaristi kita semakin menghayati dan diperkuat serta semakin percaya, juga lewat doa dan Kitab Suci
  3. Mengungkapkan iman kepada Allah yang menyelamatkan: Lewat lagu, doa, dan melaksanakan kehendak-Nya
  4. Menanggapi kasih Allah dengan mengasihi sesama: kita menanggapi karya keselamatan Allah dengan mengasihi sesama di sekitar kita. Allah memanggil kita untuk menjadi tanda cinta kasihNya kepada kita. Dikatakan: iman tanpa perbuatan adalah kosong. Kita harus mengasihi dan menanggapi panggilan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s