IPS: Perubahan Sosial

A. Unsur-Unsur

  1. Bahasa:  bahasa asing, bahasa gaul
  2. Pengetahuan: pendidikan baik, berkmbg zaman renaisans & humanisme (abad 13)
  3. Teknologi: inovasi dan perkembangan
  4. Organisasi Sosial : lembaga, yayasan
  5. Sistem mata pencaharian:
    1. Intensifikasi pertanian:

i.     Mengolah tanah

ii.     Memilih bibit unggul

iii.     Irigasi

iv.     Pemupukan seimbang

v.     Pemberantasan hama

  1. Ekstensifikasi pertanian (perluasan area tanam)
  2. Diversifikasi pertanian (Menanam lebih dari satu jenis, rotasi)
  3. Religi: Islam dari Arab, Hindu Buddha dari India, Kristen dari penjajah
  4. Kesenian: k-pop, western art (impressionism, cubism, abstract), alat penyusun nada

B. Penyebab

B.1 Faktor internal

  1. Inovasi/penemuan baru: Penemuan baru = discovery, perkembangan = invention (ini menurut buku)
  2. Berubahnya jumlah penduduk: pertumbuhan cepat menuntut perubahan, berkurangnya pendudk pedesaan mengakibatkan lembaga dipegang gol tua
  3. Pertentangan dalam masyarakat
  4. Gerakan sosial masyarakat: reformasi

B.2 Faktor eksternal

  1. Kondisi lingkungan: bencana alam yang mengubah tatanan
    1. Mataram kuno awalnya di Jateng, menghindari volcano jadi pindah ke Jatim
    2. Mau buat jalan tol
    3. Boyolali sering banjiir, sluruh kecamatan dipindahkan ke bedol desa (?) di Sumatera dan Boyolali dijadikan danau
    4. Terjadi peperangan: memaksa negara untuk memakai kebudayannya
      1. Jepang -> membungkuk ke matahari
      2. Roma -> menjajah Israel sehingga pusat Kristen (Katolik) di Roma
      3. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain: ada kontak fisik
        1. Difusi: penyebaran unsur antar individu atau kel, contoh di Flores ada dansa di acara pernikahan, dari budaya Portugis
        2. Asimilasi: percampuran budaya sampai tidak kelihatan aslinya, contoh Arya+Dravida jadi Hindu ; Singlish (English + Chinese)
        3. Akulturasi: 2 budaya saling memengaruhi tanpa menghilangkan kebudayaan masing-masing, cth Betawi: percampuran Cina, Islam, dll atau wayang ttg Bima (dari India dan Jawa)

C. Faktor pendukung

  1. Kontak dengan kebudayan lain
  2. Sistem pendidikan formal yang maju: tanpa sadar berbubah, membuka pikiran
  3. Menghargai Hasil Karya Sesama & Ingin untuk Maju: ikut-ikutan budaya lain
  4. Sistem terbuka dalam lapisan masyarakat: oppositeny Baduy
  5.  Penduduk heterogen: beranekaragam
  6. (kalau ada ekstra: Ketidakpuasan Masyarakat)

D. Faktor penghambat

  1. Sikap masyarakat yang sangat tradisional: mengagungkan norma & tradisi
  2. Kurangnya hubungan dengan masyarakat yang lain
  3. Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang lambat: Baduy takut yg pintar mengakali yang bdh
  4. Kepentingan-kepentingan tertanam kuat
  5. Takut terhadap Kegoyahan Integrasi Kebudayaan (perubahan)
  6. Prasangka terhadap hal-hal baru (Miss World)
  7. Adat atau kebiasaan: sudah terbiasa sehingga sukar dirubah
  8. (ekstra: Hambatan yang bersifat ideologis)

E. Bentuk perubahan

  • Evolusi: waktu lama, tanpa perencanaan
    • Teori dinamika sosial kebudayaan: Pitrim A., berkembang awalanya kepercayaan lalu indra manusia dan kebenaran
    • Teori universal: H. Spencer, kebudayaan dr perkembangan kelompok yg heterogen
    • Revolusi: waktu cepat, syaratnya
      • Ada keinginan umum
      • Pemimpin yg mampu memimpin, menampung aspirasi, dan menunjukkan sesuatu
      • Tujuan pasti
      • Waktu tepat (momentum)

F. Dampak Perubahan Sosial Budaya Dalam Perilaku Masyarakat

  • Bisa positif atau negatif
  • Perubahan suatu unsur tanpa diimbangi yang lain

a)    Anomie

  • Tidak ada pegangan terhadap hal yang baik dan buruk
  • Norma dan nilai tidak terhiraukan, nilai baru belum diterima
  • Kampung Ambon -> Narkoba, Jateng -> pengemis

b)    Cultural Lag

  • William F. Ogburn
  • Pertumbuhan yang tidak merata
  • Faktor yang menyebabkan:
    • Kurang perhatian dalam sektor yang memerlukan penyesuaian dengan perkembangan sosial
    • Adanya hambatan terhadap perkembangan
    • Heterogenitas masyarkat
    • Kurang kontak dengan buday amaterial masyarakat lain

c)     Mestizo Culture

  • Percampuran  unsur dengan sifat berbeda
  • Hanya formalisme dan meniru bentuknya, tidak mengerti arti sesungguhnya
  • Telepon genggam -> untuk komunikasi, bukan menaikkan status
  • Jins -> awalnya dipakai di tambang emas

d)    Semaraknya Aksi Protes dan Demokrasi

  • Menyampaikan aspirasi dengan poster, yel yel, lagu, slogan
  • Masy. semakin peka dengan masalah sekitar, ada perubahan yg terjadi

e)    Meningkatnya Kriminalitas

  • Dipelajari melalui alat komunikasi yang dapat memberi pengaruh tertenut
  • Ada karena proses sosial sprti imitasi, identifikasi, pembentukan konsep diri, pelaksanaan peran sosial, asosiasi diferensial, kekecewaan agresif

f)     Kenakalan Remaja

  • Faktor yang menyebabkan:
    • Persoalan nilai dan kebenaran yang kurang ditanamkan
    • Timbulnya organisasi nonformal yang berperilaku menyimpang
    • Timbulnya usaha untuk mengubah keadaan sesuai tren
    • Penghayatan dan pengamalan agama yang kurang
    • Kekosongan jiwa yang butuh bimbingan dan kasih sayang orang tua

g)    Timbulnya Pergolakan Daerah

  • Fanatisme terhadap rasial daerah dan agama yang berlebihan
  • Kurang rasa perasatuan dan kesatuan
  • Ketidakadilan dan kesalahpahaman antara pempus dengan masyarkat daerah

G. Sikap Kritis Terhadap Pengaruh Perubahan Sosial

a)    Nilai/Keyakinan/Ideologi

  • Majunya teknologi membuat batas fisik dan budaya bangsa bersinggungan dengan bangsa lain
  • Perlu penerapan nilai Pancasila di aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

b)    Organisasi

  • Organisasi memberdayakan masyarkat sebagai wujud nyata peran serta masyarkat
  • Hendaknya, fungsi organisasi:
  1. Fasilitator (memecah permasalahan)
  2. Motivator (mendorong, mengajak, memengaruhi)
  3. Inovator (melahirkan dan merangsang gagasan)
  4. Katalisator (mendorong percepetan proses perubahan)
  5. Evaluator (menilai pelaksanaan, mengukur kemajuan, memperbaiki)
  6. Mediator (menjembatani)
  7. Konsultan (memberi bimbingan, petunjuk, pertimbangan)

c)     Penemuan Teknologi di Bidang Ekonomi

  • Dikebangkan analisis potensi pengetahuan dan teknologi sebagai penentu produksi
  • Penyebab:
    • Proses perdagangan bebas
    • Proses pembebasan pasar uang
    • Proses perubahan teknologi yang berkelanjutan
    • Interaktif ekonomi, baik lokal, regional, maupun global yang difasilitasi jaringan komunikasi dan informasi secara on line.
    • Perlu dilakukan langkah berikut:
      • Mempersiapkan sarana untuk pengembangan kemampuan ilmu pengetahuan
      • Pemerataan pemanfaatan teknologi informatika
      • Pengembangan program penelitian yang berhubungan dengan masalah perkembangan ekonomi

H. Masyarakat Tradisional dan Modern

Tradisional:

  • Afektivitas : semuanya dihubungkan dengan nilai, agak subjektif
  • Askripsi: jabatan karena keturunan
  • Difusi: bahasa yang digunakan sopan, makna implisit
  • Orientasi kolektif: bergotong royong, bersama-sama
  • Partikularisme: kepentingan pribadi (golongan) di atas umum

Modern:

  • Prestasi: dilihat dari prestasi, bukan dari keturunan
  • Universalisme: rasa kesatuan yang besar (e.g: internasional), umum -> golongan
  • Netralitas afektif: tidak berpihak dengan apapun, individualistis, tak acuh
  • Orientasi diri: usaha untuk diri sendiri, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur
  • Spesifitas: ada tanggung jawab, struktur, dan job desc yang jelas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s