Aside

Globalisasi bagi Bangsa Indonesia

Globalisasi bagi Bangsa Indonesia

A. Introduction

A.1 Pengertian

  • Globalisasi: Proses pengintegrasian manusia dengan segala aspek ke dalam satu kesatuan masyarakat yang utuh
  • Global: mendunia, berkaitan dengan dunia internasional -> batas negara menjadi tidak jelas
  • Arus tidak bisa dibendung -> ikuti, tangkap peluang

A.2 Penyebab

  • Perkembangan komunikasi, tekonologi informasi, transportasi
  • Manusia yang terus maju

A.3 Pentingnya Globalisasi

  • Untuk pemulihan dan peningkatan ekonomi nasional
  • Pengurangan pengangguran dan kemiskinan
  • Tidak tertinggal negara lain
  • Letak Indonesia yang strategis dan menjadi jalur pelayanan internasional
  • Membawa kemajuan
  • Status RI perlahin menjadi salah satu terkuat (ekonomi, dll)

B. Aspek Globalisasi

Aspek                       Contoh Cara menyikapi
Informasi
  • Tergantung dengan tekbologi
  • Menggunakan berbagai macam media
  • Tahu berita tentang seluruh dunia, di mana pun berad
  • Internet
(LIHAT TEKNOLOGI)
Ekonomi
  • Online shopping & e-transaction
  • Negara lain (perusahaan) mengaskses Indonesia
  • Mudah impor-ekspor
  • Devisa dari pariwisata
  • Mengurangi impor, meningkatkan ekspor
  • Mengurangi ketergantungan dengan negara lain
  • Menjaga stabilitas ekonomi, mengurangi ketergantungan dengan valuta asing
  • Meningkatkan kualitas SDM dan pendapatan perkapita masyarakat
  • Memberdayakan usaha kecil dan menengah melalui wadah kpperasi untuk mendukung kekuatan pasar domestik
  • Menyiapkan iklim investasi yang aman dan stabil dalam negeri, dengan cara menstabilkan politik dan keammanan
  • Mengakui buruh sebagai mitra usaha
Sosial
  • Social media
(LIHAT BUDAYA)
Pendidikan
  • Pertukaran pelajar
  • Sekolah internaisonal
  • E-learning
  • Belajar bahasa dan info secara mandiri
  • Mudah mendapat beasiswa, sekolah di luar negeri
  • Memanfaatkan mudahnya akses informasi dan bahasa untuk meratakan pendidikan dan teknologi ke seluruh Indonesia
Politik
  • Kerjasama antarnegara semakin erat
  • Kampanye lewat media sosial
  • Paham demokrasi berkembang
  • Menjalankan sistim otonomi daerah dengan efektif dan maksimal
  • Meningkatkan sistim demokrasi
  • Meningkatkan hubungan/kerjasama antarnegara secara bilateral maupun multilateral melalui perjanjian (MoU), maupun organisasi regional dan internasional
  • Menjalankan kebijakan bebas aktif dalam menjalan kerjasama bidang politik
Hukum
  • Partisipasi masy. dalam merumuskan kebijakan publik
  • Sadar akan HAM
  • Hukum internasional, Mahkamah Internasional
  • Aktif menyuarakan pentingnya HAM
  • Berpartispasi dalam perumusan kebijakan publik
  • Memanfaatkan sarana Mahkamah Internasional, dan mematuhi hukum internasional
Kebudayaan
  • Lagu barat, gaya hidup
  • Pakaian, makanan
  • Seni budaya negara lain masuk
  • Menggunakan media sosial dengan positif dan bijak, tetap mempertahankan hubungan personal
  • Meningkatkan kerjasama sosial (aid, bantuan bencana) secara internasional
  • Melakukan pertukaran budaya
  • Mengembangkan dan mempertahankan nilai luhur budaya bangsa kita
  • Menyeleksi budaya asing yang masuk
Teknologi
  • Inovasi baru, alat telekomunikasi, internet
  • Mampu mengembangkan teknologi yang bertaraf internasional secara maksimal
  • Menyeleksi informasi yang masuk
  • Mengikuti perkembangan teknologi informasi
  • Penemuan ilmiah harus dipatenkan sebagai hak cipta
Lingkungan hidup
  • Lebih peka dan aware akan permasalahannya
  • Pabrik luar dan dlm negeri yang “menghancurkan” alam
  • Menentang pemakaian senjata nuklir dalam tujuan perang maupun riset
  • Melestarikan lingkungan hidup, hutan, dll
  • Berperan serta dalam organisasi dan kegaitan yang mendukung pelestarian lingkungan seperti WWF, Greenpeace, dll

C. Politik Luar Negeri Indonesia (utk program pembangunan lain ad di buku, tdk diajar)

C.1 Kebijakan

  • Politik luar negeri: bebas aktif
  • Bebas -> tidak berpihak
  • Aktif -> aktif mengusahakan perdamaian dunia

C.2 Permasalahan (tidak diajar)

  • Ketidakseimbangan dengan hubungan negara berkembang dan maju
  • Dinamika hubungan internaisonal yang cepat -> masalah nonkonvensional
  • Belum optimal peran Indonesia di kawasan Asia Tenggara, dan krisis ekonomi 1997
  • Belm tuntas masalah perbatasan Indonesia -> perlu ada broder diplomacy untuk mempercepat akselerasi pembangnan sosial dan ekonomi kawasan perbatasan -> memperkecil kesenjangan dengan negara tetangga -> penting karena perbatasan adalah wajah dan jendela negara kita

C.3 Sasaran

  • Semakin meningkat peran Indonesia dalam hubungan internasional, menciptakan perdamaian dunia
  • Citra Indonesia pulih dan masyarakat internasional percaya
  • Mendorong teciptanya tatanan dan kerjasama regional dan internasional yang mendukung pembangunan nasional

C.2 Program Penegasan Komitimen Perdamaian Dunia

  1. Peningkatan komtimen dan peran dalam upaya reformasi dan revitalisasi PBB termasuk di dalamnya DK (Dewan Keamanan) PBB dengan menjadikannya lebih demokratis dalam aspek keterwakilan dan prosedural
  2. Promosi dan peningkatan peran secara aktif di forum internasional bagi segera diselesaikannya masalah Palestina secara adil melalui PBB, dan mengakhiri pendudukan Israel sebagai bagian upaya menciptakan perdamian dunia
  3. Peningkatan upaya penanggulan kejahatan lintas negara seperti terorisme, pencucian uang, kejahatan narkotika, penyelundupan, dan perdagangan manusia melalui kerja sama bilateral, regional dan multilateral yang dilakukan secara inklusif, demokratis dan sejalan dengan prinsip hukum internasional
  4. Partisipasi dalam menciptakan perdamaian dunia

 D. Dampak

D.1 Dampak Negatif

  1. Perilaku masyarakat
    1. Makanan instan, praktis, dan cepat
    2. Pakaian barat
    3. Model rumah barat
    4. Kebiasaan menonton televisi -> meniru gaya selebriti
    5. Serba praktis dan cepat
  2. Sektor keuangan
    1. Perekonomi dunia dikendalikan spekulan pasar dan pemilik modal -> hakim kebijakan ekonomi nasional yang tak memihak pasar
    2. Tergantung terhadap valuta asing
    3. Devisa lari ke luar engeri
  3. Peran negara sebagai motor penggerak keamkmuran
    1. Privatisasi mempersempit ruang gerak pemerintah
    2. BUMN yg menjd alat kendali meningkatkan ekonomi diswastanisasi sehingga ke tangan swasta yg modal kuat
    3. Keutnungan utama, distribusi, perataan dan sejahtera nomor 2
  4. Perusahaan kecil dan menengah
    1. Perusahaan besar lebih prima -> multinasional menang
    2. Perusahaan kecil bangkrut
    3. Perusahaan asing melanggar hukum dan melawan ajaran agama
  5. Tenaga kerja
    1. Mengurangi tenaga kerja karena kemajuan teknologi
    2. 2020 perpindahan tenaga kerja natarnegara secarra bebas
    3. persaingan tenaga kerja dalam negeri
    4. Pabrik industri ke negara berkembang -> tenaga kerja negara maju hilang mata pencaharian
  6. Buruh dan negara berkembang
    1. MNCs, pemilik modal lbh mengeruk keuntungan
    2. Buruh negara berkembang terlilit utang bank dunia dan IMF
    3. Pengurangan bentuk subsidi
  7. Tatanan sosial
    1. Lbh indivdualitas, solidaritas sosial hilang
  8. Pertanian
    1. Tanah lahan pertanian, lingkungan hidup -> perusahaan
  9. Lingkungan
    1. Limbah pabrik, pencemaran, merusak habitat

D.2 Dampak Positif

  1. Kemajuan IT -> berdampak thdp perekonomian -> dapat menekan biaya transportasi
  2. Membuka pasar domestik terhadap penanaman modal asing sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesempatnan kera
  3. Mengikis sistim pemerintaan yang otoriter dan birokrasi, terbentuk dpemerintahan yang demokratis dan bersih.
  4. Masuknya tekonologi canggih menjadi wahan pendidikan tenaga kerja domestik
  5. Ada lapangan pekerjaan dari perusahaan asing
  6. Pemerintah mendapatkan deisa dari perusahaan asing

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s